Cara Warga Asing Menyewa Apartemen di Jepang: Panduan Lengkap Penjamin, Biaya Awal, dan Screening
Kontrak sewa di Jepang tergolong sangat unik dibandingkan negara lain. "Penjamin", "shikikin dan reikin", "screening" — semuanya istilah yang baru pertama kali didengar, wajar kalau membuat cemas. Artikel ini menjelaskan langkah demi langkah apa saja yang perlu diketahui warga asing saat menyewa kamar di Jepang.
3 Alasan Kontrak Sewa di Jepang Terasa Sulit
Pertama, penting memahami mengapa pasar sewa Jepang terasa berat bagi warga asing. Alasan pertama adalah kebiasaan "penjamin" (rentai hoshōnin) — seseorang yang diminta membayar sewa jika Anda tidak sanggup. Bagi warga asing yang tidak punya keluarga di Jepang, ini menjadi hambatan besar. Kedua adalah "biaya awal": shikikin (uang deposit), reikin (uang kunci), komisi agen, asuransi kebakaran, dan lainnya bila dijumlahkan bisa mencapai 4-6 bulan sewa yang harus dibayar sebelum pindah. Ketiga adalah "bahasa dan budaya": kontrak ditulis dalam bahasa Jepang, dan aturan hidup seperti pembuangan sampah dan kebisingan pun khas Jepang.
Namun, semua masalah ini ada solusinya. Anda sama sekali tidak perlu menyerah.
Tanpa Penjamin Pun Bisa Menyewa: Sistem Perusahaan Penjamin
Di Jepang saat ini, menggunakan "perusahaan penjamin sewa" (yachin hoshō gaisha) sebagai pengganti penjamin pribadi sudah menjadi hal umum. Dengan membayar biaya penjaminan awal (sekitar 50-100% dari sewa bulanan) kepada perusahaan penjamin, semakin banyak properti yang bisa dikontrak tanpa penjamin.
Selain itu, dengan "kontrak korporat" di mana perusahaan tempat Anda bekerja menjadi pihak penyewa, hambatan screening pribadi turun drastis. Bagi yang datang ke Jepang lewat program pemagangan teknis (ginō jisshū) atau pekerja berketerampilan spesifik (tokutei ginō), banyak kasus perusahaan menyediakan asrama karyawan — jadi cobalah berkonsultasi dulu dengan tempat kerja Anda.
Rincian dan Kisaran Biaya Awal
Contoh biaya awal yang umum dalam sewa di Jepang adalah sebagai berikut. Shikikin (uang deposit, 1 bulan sewa — dipakai untuk perbaikan saat keluar, sisanya dikembalikan), reikin (uang kunci, 0-1 bulan sewa — semacam "uang terima kasih" untuk pemilik dan tidak dikembalikan), komisi agen (0,5-1 bulan sewa), sewa bulan pertama, asuransi kebakaran (15.000-20.000 yen per 2 tahun), dan biaya ganti kunci (15.000-20.000 yen). Totalnya, untuk kamar dengan sewa 60.000 yen pun bisa mencapai sekitar 250.000-350.000 yen.
Belakangan ini juga ada properti tanpa shikikin dan reikin, serta paket berperabot lengkap yang biaya awalnya bisa digabung ke pembayaran bulanan. Jika ingin menekan biaya awal, jalan pintasnya adalah berkonsultasi dengan perusahaan pendukung yang khusus menangani properti seperti ini.
Poin yang Dinilai dalam Screening Penyewa
Dalam screening, yang terutama diperiksa adalah kestabilan penghasilan (patokannya, sewa maksimal sepertiga dari gaji bulanan), status dan masa izin tinggal, kontak darurat yang bisa dihubungi, serta kemampuan komunikasi bahasa Jepang (tergantung perusahaan pengelola). Dokumen yang biasanya diperlukan: zairyū card (kartu izin tinggal), paspor, bukti penghasilan (slip gaji atau gensen chōshūhyō), dan jūminhyō (surat keterangan domisili).
Sayangnya, kasus penolakan "karena orang asing" memang masih ada. Namun, properti "ramah warga asing" yang aktif menerima penyewa asing terus bertambah setiap tahun. Dengan memilih agen properti yang sejak awal terbiasa melayani warga asing, stres karena ditolak bisa dikurangi drastis.
Alur dari Mencari Kamar hingga Pindah
Alur umumnya: (1) menentukan kriteria (sewa, area, waktu pindah) → (2) mencari properti dan survei kamar → (3) pengajuan sewa dan screening (3 hari-1 minggu) → (4) kontrak dan pembayaran biaya awal → (5) terima kunci dan pindah. Jika Anda mulai berkonsultasi secara online sejak sebelum berangkat, tempat tinggal bahkan bisa siap huni begitu Anda mendarat di Jepang.
Di Bloom Base, dengan skema tanpa penjamin dan dukungan multibahasa, kami membantu pencarian kamar warga asing bahkan sejak sebelum tiba di Jepang. Kami juga melayani pengurusan asrama perusahaan — silakan hubungi kami kapan saja.
Kami bantu pencarian hunian Anda di Jepang.
Tidak punya penjamin, belum lancar bahasa Jepang, biaya awal terlalu tinggi — dengan Bloom Base, Anda didampingi dari pencarian kamar hingga memulai kehidupan, dalam bahasa Anda sendiri. Konsultasi gratis.
Konsultasi Gratis →